innariani:

Kamu pernah berkata kepada ku kan? Bahwa yang paling menyakitkan di dunia ini adalah kesepian. Aku akan memberitahu mu suatu hal yang lebih menyakitkan daripada kesepian.

Aku bertemu dengannya secara tidak sengaja di toko buku. Saat itu, aku sudah mengetahui dia satu sekolah denganku. Dia orang…

Teh innaa, aku kayak nemuin sosok aku d cerpen ini~
#awalnya nyangka ini beneran pengalaman teh inna, tapi pas d baca smp akhir ada ga teh inna banget sosok introvertnya, malah suspekin dirisendiri haha

Terus randomly kepikiran momen lebaran gini kan biasanya kumpul keluarga. Pertanyaan BBB(basa basi busuk) yg biasa buat abege seumuran gue adalah, “kapan nikah?” atau ” target nikah kamu umur berapa?”

Jawabaja

"Aah ga ada yg jamin aku dikasih amanah umur panjang.. Doaken saja yg terbaik mnrt Allah ;)"

Jadi, kayaknya gausah heboh kalau tiap ketemu keluarga atau temen d tanyain pertanyaan itu. Jawab datar aja haha, case closed.

Kan random.

"The right person, the right moment, the right way."
— Tere Liye (via laninalathifa)

Untuk semua konteks :3

Rela kah, jika hidup-yang merupakan hutang- yg diberikan Tuhan ini dipimpin oleh jiwa yang sama sekali tidak tercelup aturanNya?
Wallahualam, masalah hati memang Allah yg tahu.. Tapi jika semuanya begitu jelas, masih kah mau berdalil ” yang paling baik”?
Yang paling baik diantara apa maksudnya?

Ah, beruntunglah Salman Al-Farisy. Jiwanya dibiarkan mencari, tak puas dengan yang menurut manusia “sudah baik” atau “paling baik”. Terus mencari sampai dirinya bertemu dengan kebenaran yang hakiki yang dia pegang teguh sampai mati..

***

Hey jiwa, ingat do’a ini?
“Aku ridha Allah sebagai Rabbku, islam sebagai diinku, dan Muhammad sebagai Nabi dan rasulku.”
Itu, do’a yang akan selalu diuji kesungguhannya. Harusnya terasa ya dikondisi sekacau ini.. Konsistensi do’a dan apa yg diperjuangkan.. Ah jiwa, semuanya nanti dipertanggungjawabkan..

Untuk jiwa yang melekat dalam ragaku, bersabarlah, menguatlah, dan melembutlah.
Biarkan cahayaNya masuk, karena tidak selamanya kaki melangkah lurus. Tapi berdo’alah agar selalu ada tangan-tangan yang meluruskan langkah ini..

muhammadakhyar:

Ditulis oleh Simon Saragih. Terbit di Kompas, 20 Juli 2014. Yang mazhab ekonominya Keyneysian, acung tangan.

Perang Dunia I mengubah perekonomian dunia begitu dahsyat walau dengan jalan yang sempat memilukan nurani kemanusiaan.

Pemicu perang adalah kematian Franz Ferdinand, calon…

surya-uya:

Hadiah bonus penunaian amanah lagi. Persaudaraan. ;)

Wooh, kepanitiaan teremosional yg pernah saya ikuti..Semoga bisa terus bersama di jalan yg di ridhaiNya :’D surya-uya:

Hadiah bonus penunaian amanah lagi. Persaudaraan. ;)

Wooh, kepanitiaan teremosional yg pernah saya ikuti..Semoga bisa terus bersama di jalan yg di ridhaiNya :’D

surya-uya:

Hadiah bonus penunaian amanah lagi. Persaudaraan. ;)

Wooh, kepanitiaan teremosional yg pernah saya ikuti..
Semoga bisa terus bersama di jalan yg di ridhaiNya :’D

Allah ga mungkin salah nyiptain waktu 24 jam sehari. Kalau itu kurang, berarti kita yang belum bisa memanage waktu. 

Sok masih ada waktu beberapa hari lagi sebelum Ramadhan selesai. Manage waktu sebaik-baiknya untuk aktivitas, mengejar target, dan membantu di rumah. Ini baru Ramadhan, yang libur dari kuliah dan aktivitas ga terlalu padet. Bayangin kalau selepas Ramadhan nanti, kalian dapet amanah yang lebih banyak, tugas kuliah, kewajiban rumah, targetan pribadi. Mau gimana ngemanagenya?

Bakar. Bakar aktivitas jahiliah yang ga penting. Sebulan harusnya cukup jadi waktu membiasakan diri untuk termanage dengan hal baik..